Rubrik

opini > artikel > Memindahkan Ibu Kota


Artikel Opini

Memindahkan Ibu Kota

Wacana untuk memindahkan ibu kota ke luar Pulau Jawa kembali bergulir, bahkan kini lebih intens. Ini ide lama yang selalu abadi karena Jakarta memang kian menghadapi kompleksitas masalah yang berat dari sisi kependudukan. Jakarta sudah terlalu lelah untuk dihuni 10 juta penduduknya (malam hari) dan 15 juta manusia (siang hari). Dikombinasikan dengan wilayah-wilayah di sekitarnya, ”Jakarta Raya” kini dihuni oleh 30 juta penduduk!

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Puisi Qabbani

    Jerusalem adalah ”Bumi para nabi,” atau ”tanah para nabi”. Begitu orang menyebutnya. Sebutan Jerusalem kota para nabi juga diungkapkan Nizar Tawfiq Qabbaanii dalam puisinya yang berjudul ”Jerusalem”.

  • Jemunak yang Selalu Enak

    Dulu hingga kini, jemunak tetap menjadi hidangan buka puasa yang digemari. Ini terutama di wilayah Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Jemunak adalah penganan manis terbuat dari campu

  • Tumbuh dan Berkembang

    Keluarga bagi pemain film Asmara Abigail (25) adalah pegangan hidup. Mereka adalah sosok yang selalu memberikan dukungan terbesar terhadap pilihan-pilihan dalam hidupnya. Tak hanya keluarga inti, teta

  • Memindahkan Ibu Kota

    Wacana untuk memindahkan ibu kota ke luar Pulau Jawa kembali bergulir, bahkan kini lebih intens. Ini ide lama yang selalu abadi karena Jakarta memang kian menghadapi kompleksitas masalah yang berat da

  • Bersatu Berbagi, Saling Menyayangi

    Iwan Fals berkolaborasi dengan Noah, Geisha, Nidji, dan d’Masiv dalam album “Satu“. Salah satu andalannya adalah lagu cinta sesama sebagai satu penghuni Bumi. Lewat lagu itu Iwan dan kawan-kawan ingin

  • Meluaskan Pameran di Media Sosial

    Ada yang berbeda dari pameran Visual Jalanan: Bebas Tapi Sopan di Galeri Nasional, Jakarta. Sejak dibuka 26 Oktober lalu, setiap hari kerja, tak kurang dari 200 orang datang mengunjungi Gedung A Galer

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas