Rubrik

opini > artikel > Sekolah Ramah Anak


Artikel Opini

Sekolah Ramah Anak

Menyambut tahun ajaran baru yang jatuh pada pertengahan Juli 2017 ini, pemerintah kembali menyosialisasikan gerakan sekolah ramah anak. Sebelum libur Lebaran, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengajak pemerintah daerah untuk menjadikan sekolah sebagai rumah kedua bagi siswa (Kompas, 28/6).

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Inisiatif Daerah Mulai Muncul

    JAKARTA, KOMPAS Sejumlah daerah berinisiatif memberikan perlindungan hak kepada anak-anak. Mereka berkomitmen memberi ruang bagi warga usia 0-17 tahun untuk tumbuh kembang secara wajar. Komitmen itu b

  • PPDB Segera Dievaluasi

    JAKARTA, KOMPAS Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan segera mengevaluasi proses penerimaan peserta didik baru yang tahun ini mengacu pada ketentuan baru. Implementasi aturan baru itu dinilai masih me

  • Diperlukan Komitmen Bebas dari Kekerasan

    JAKARTA, KOMPAS Kepekaan warga sekolah untuk melindungi anak-anak didik dengan menciptakan sekolah ramah anak terus didorong. Program ini harus diwujudkan dengan komitmen bahwa sekolah itu dijamin b

  • Perkaya Sumber Belajar

    JAKARTA, KOMPAS Penguatan pendidikan karakter secara masif pada tahun ajaran 2017/2018 mendorong guru dan sekolah memanfaatkan sumber belajar di sekitar sekolah. Sekolah, keluarga, dan masyarakat seb

  • Sekolah Ramah Anak

    Menyambut tahun ajaran baru yang jatuh pada pertengahan Juli 2017 ini, pemerintah kembali menyosialisasikan gerakan sekolah ramah anak. Sebelum libur Lebaran, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadji

  • Wujudkan Lokasi Ramah Anak

    JAKARTA, KOMPAS Pengadaan lokasi ramah anak menjadi tuntutan untuk tumbuh kembang dan perlindungan anak. Hal ini mengemuka dalam penyelenggaraan Forum Anak Nasional sebagai rangkaian peringatan Hari

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas