Rubrik

opini > tajuk rencana > Tak Ada Masa Depan di Suriah


Tak Ada Masa Depan di Suriah

Perang yang terus berlangsung di Suriah membuat generasi muda kehilangan harapan dan masa depan. Kita belum tahu kapan perang akan berhenti.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Kapan Perang di Suriah Berakhir

    Mengharapkan di Suriah segera tercipta perdamaian terasa mengada-ada atau dalam istilah menterengnya disebut wishful thinking, impian khayal. Harapan itu dikatakan sebagai impian khayal tentu kalau

  • Seperti Tercebur ke Laut

    Pianis muda Stephanus Harsono (20) memainkan alunan piano di OHD Museum di Kota Magelang, Jawa Tengah, Minggu (6/11) lalu. Ini pertama kalinya dia pentas di sebuah museum karya seni modern dan konte

  • Polisi Belum Tahu Motif Pelaku

    SAN BERNARDINO, KAMIS Polisi masih mendalami motif di balik penembakan massal di San Bernardino, California, yang menewaskan 14 orang. Presiden Amerika Serikat Barack Obama kembali meminta Kongres mel

  • Pemimpin yang Tahu Diri

    Keputusan Perdana Menteri Selandia Baru John Key untuk mengundurkan diri pada saat popularitasnya sangat tinggi pantas kita renungkan. Menurut berita yang tersiar dari Wellington, John Key (55), pem

  • Perang yang Tak Bisa Dimajukan

    Bima, kesatria Pandawa yang gagah perkasa, sudah beberapa waktu lamanya menghilang. Istri dan saudara-saudaranya tidak mengetahui ke mana Bima pergi. Pada sisi lain, muncul Kerajaan Gilingwesi dengan

  • Perang yang Menyatukan Eropa

    Bunga-bunga musim semi lebat mengelompok di dekat pemakaman Douaumont, Perancis. Warga lokal menyebut bunga mungil berwarna biru itu (Sisyrinchium montanum) sebagai ”si mata biru”. Bunga asal Montan

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas