Rubrik

opini > tajuk rencana > Konservatif atau Reformis


Konservatif atau Reformis

Hari ini, Iran menggelar pemilu presiden ke-12. Pemilihan presiden di Iran merupakan refleksi pertarungan antara kubu konservatif dan reformis.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Antara Moon Jae-in dan Ahn Cheol-soo

    Menjelang pemungutan suara pemilihan presiden Korea Selatan pada Selasa (9/5) ini, ada dua nama yang menguat, yakni Moon Jae-in dan Ahn Cheol-soo. Popularitas mereka berada di dua posisi teratas dari

  • Rouhani MenghadapiPerlawanan Sengit

    TEHERAN, RABU Presiden Hassan Rouhani sedikitnya diunggulkan memenangi pemilu presiden Iran, Jumat besok. Namun, ia harus menghadapi perlawanan kubu konservatif melalui mantan Jaksa Agung Ebrahim Rai

  • Jamna, Dapur Politik Kubu Konservatif

    Kubu konservatif di Iran berusaha secara maksimal dan melalui segala cara untuk menumbangkan calon presiden petahana dari kubu reformis-moderat, Hassan Rouhani, pada pemilu presiden Iran, Jumat (19/5)

  • Moon Siap Jalankan Mandat Rakyat

    SEOUL, SELASA Kandidat liberal dari Partai Demokrat, Moon Jae-in (64), diunggulkan menjadi presiden Korea Selatan. Exit polls (survei setelah pemungutan suara) yang dilakukan tiga stasiun televisi Kor

  • Kisah Pertarungan Kubu Konservatif Vs Reformis

    Iran akan menggelar pemilu presiden, Jumat (19/5). Ada enam calon presiden yang akan bertarung. Dari enam capres itu, tiga berasal dari kubu moderat atau reformis dan tiga lainnya dari kubu konserva

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas