Rubrik

opini > tajuk rencana > Stabilisasi Harga Pangan


Stabilisasi Harga Pangan

Pemerintah berusaha menstabilkan harga menjelang bulan puasa melalui Gerakan Stabilisasi Pangan dengan pendekatan terstruktur.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Pekerjaan Besar

    Pemerintah dan Perum Bulog melakukan gerakan stabilisasi pangan, terutama menghadapi bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri. Gerakan stabilisasi pangan dengan menggelontorkan sejumlah komoditas ke pa

  • Stabilisasi Harga di Daerah

    SIDOARJO, KOMPAS Upaya pemerintah menjaga stabilitas stok dan harga bahan pokok melalui gerakan stabilisasi pangan disambut antusias masyarakat. Barang yang paling diminati, adalah minyak goreng, bawa

  • Gaya Tidak Formal pada Pejabat Formal

    Pada saat Soeharto masih menjabat presiden, fotografer Julian Sihombing pernah melontarkan pemikiran yang layak jadi pemikiran semua fotografer di Kompas. “Mengapa foto Soeharto selalu sangat resmi?

  • Penghayatan Perlu Menjadi Bekal Penziarahan

    JAKARTA, KOMPAS Penghayatan yang didukung dengan bekal pengetahuan mumpuni tentang tempat-tempat yang bakal dikunjungi menentukan kualitas sebuah penziarahan. Ziarah yang dialami, dirasakan, dan dima

  • Meraih Hati dengan Pendekatan Sosial

    Sejumlah negara di dunia terus berpacu dengan waktu menentukan ramuan mujarab untuk meredam ancaman terorisme dengan perkembangan gerakan radikal yang semakin pesat. Upaya deradikalisasi dan penegakan

  • Rezim Stabilisasi Pangan

    Tata kelola kebutuhan pokok, terutama pangan, memasuki rezim baru. Berbeda dengan era sebelumnya, kini payung hukum pengaturan pangan kian kuat. Ini ditandai terbitnya UU No 18/2012 tentang Panga

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas