Rubrik

polhuk > hukum > Presiden Hormati Proses Hukum


Kasus Suap Pajak

Presiden Hormati Proses Hukum

JAKARTA, KOMPAS — Presiden Joko Widodo menghormati proses hukum terkait kasus di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan yang melibatkan kerabatnya.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Lantai Dasar Direktorat Jenderal Pajak Terbakar

    JAKARTA, KOMPAS Gedung lantai dasar (basement) 2 kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan dilalap api pada pukul 05.00, Jumat (31/7), di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Tida

  • Keluarga Tersangka Gugat Ditjen Pajak

    MEDAN, KOMPAS Keluarga AL (45), tersangka pembunuh petugas pajak di Gunungsitoli, Nias, Sumatera Utara, akan menggugat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan terkait penetapan pajak pribadi

  • Kilas Ekonomi

    Semua Model Bisnis E-dagang Dikenai Pajak Direktur Penyuluh, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Mekar Satria Utama, Rabu (13/4), di Jakarta, menegask

  • Piutang Pajak Rp 67 Triliun Tidak Tertagih

    JAKARTA, KOMPAS Hingga saat ini, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan memiliki piutang pajak Rp 67 triliun. Namun, sebagian besar piutang tersebut tidak tertagih karena sudah kedaluwars

  • Penegakan Hukum dan Pengampunan Paralel

    JAKARTA, KOMPAS Rencana program pengampunan pajak tidak berlawanan dengan tema kerja Direktorat Jenderal Pajak tahun ini, yakni penegakan hukum. Kedua hal itu berjalan secara paralel.”Kita kasih kesem

  • Tanya Tersisa di Ujung Kuku

    Mafia pajak menjadi istilah yang tiba-tiba populer pada 2010. Istilah itu menunjuk pada kasus yang melibatkan Gayus Tambunan, pria kelahiran Jakarta, 9 Mei 1979, yang pernah bekerja di Direktorat Je

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas