Rubrik

polhuk > hukum > Seleksi Pengganti Patrialis Terbuka


Seleksi Pengganti Patrialis Terbuka

MK Kirim Surat Pemberhentian kepada Presiden

JAKARTA, KOMPAS — Mahkamah Konstitusi hari ini mengirimkan surat rekomendasi pemberhentian tidak hormat hakim konstitusi nonaktif, Patrialis Akbar, kepada Presiden Joko Widodo. Pemerintah memastikan seleksi pengganti Patrialis sebagai hakim konstitusi akan digelar secara transparan.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Tak Cukup Hanya Kecewa

    Presiden Joko Widodo tidak cukup hanya mengungkapkan kekecewaan bangsa ini menyusul penangkapan Hakim Konstitusi Patrialis Akbar. Sikap kecewa tanpa langkah politik yang bisa dilakukan Presiden Joko

  • Tak Cukup Hanya Kecewa

    Presiden Joko Widodo tidak cukup hanya mengungkapkan kekecewaan bangsa ini menyusul penangkapan Hakim Konstitusi Patrialis Akbar. Sikap kecewa tanpa langkah politik yang bisa dilakukan Presiden Joko W

  • Hakim Konstitusi Kecewakan Rakyat

    YOGYAKARTA, KOMPAS Seluruh rakyat Indonesia kecewa atas terjaringnya Hakim Konstitusi Patrialis Akbar dalam operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi. Rakyat dipastikan kecewa karena korupsi

  • Saat MK Jatuh untuk Kedua Kalinya

    Terbitnya Keputusan Presiden Nomor 87 Tahun 2013 barangkali menjadi hadiah yang ditunggu Patrialis Akbar. Lewat keppres tersebut, saat itu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengangkat Patria

  • Hakim Konstitusi Patrialis Akbar Ditangkap KPK

    Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis (26/2/2017) menetapkan Hakim Konstitusi Patrialis Akbar sebagai tersangka penerima suap. Peristiwa ini mengindiasikan bahwa Mahkamah Konstitusi gagal belajar dari

  • Korupsi Oknum Hakim Konstitusi

    Kamis (26/1) adalah hari yang paling naas bagi Patrialis Akbar, hakim di Mahkamah Konstitusi. Ketika semua hakim konstitusi seharusnya rapat kerja di Cisarua, Bogor, Patrialis justru merapat ke kan

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas