Rubrik

polhuk > hukum > Pembagian Uang Mulai Terkuak


Pembagian Uang Mulai Terkuak

KPK: Saksi Wajib Bicara Benar

JAKARTA, KOMPAS — Adanya pembagian uang ke berbagai pihak dalam proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik 2011-2012 mulai terkuak. Ketua DPR Setya Novanto pun disebut ikut andil dalam berjalannya proyek senilai Rp 5,9 triliun yang merugikan negara Rp 2,3 triliun ini.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Pembagian Uang Mulai Terkuak

    JAKARTA, KOMPAS Adanya pembagian uang ke berbagai pihak dalam proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik 2011-2012 mulai terkuak. Ketua DPR Setya Novanto pun disebut ikut andil dalam berjalannya

  • Jusuf Kalla: Golkar Tidak Terpengaruh

    PHNOM PENH, KOMPAS Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga mantan Ketua Umum Partai Golkar menegaskan, tidak ada gejolak di Partai Golkar meski sejumlah kader partai itu diduga terlibat dalam kasus korup

  • KPK Akan Panggil Setya Novanto

    JAKARTA, KOMPAS Komisi Pemberantasan Korupsi akan meminta keterangan Ketua DPR Setya Novanto terkait proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik pada tahun anggaran 2011-2012 pada Kementerian D

  • Setya Novanto Terus Dibicarakan

    Beberapa hari telah berlalu sejak ketua DPR Setya Novanto mulai dibicarakan karena diduga meminta saham kepada PT Freeport Indonesia terkait renegosiasi kontrak karya perusahaan pertambangan emas ters

  • KPK akan Meminta Keterangan Ketua DPR

    KPK akan meminta keterangan Ketua DPR Setya Novanto terkait proyek pengadaan e-KTP tahun anggaran 2011-2012 pada Kementerian Dalam Negeri. Novanto akan diperiksa sebagai saksi Selasa pekan depan.

  • Sumpah Setia di Era Novanto

    PR 2014-2019 kini memasuki fase baru. Rapat Paripurna, Rabu lalu, menyetujui Setya Novanto sebagai Ketua DPR menggantikan Ade Komarudin. Penggantian Ketua DPR ini tentunya menjadi catatan tersendir

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas