Rubrik

polhuk > hukum > Paspor Jadi Penyaring TKI Tak Prosedural


KEBIJAKAN IMIGRASI

Paspor Jadi Penyaring TKI Tak Prosedural

JAKARTA, KOMPAS — Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia menjadikan penerbitan paspor sebagai saringan awal warga Indonesia yang hendak bekerja di luar negeri tanpa mengikuti prosedur. Hal ini dilakukan karena ada WNI yang ke luar negeri dengan alasan umrah, wisata, atau menengok keluarga, tetapi ternyata menyalahgunakan paspor dan akhirnya menjadi korban perdagangan manusia.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Mewujudkan Janji Melindungi TKI

    Saat kampanye, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla berjanji melindungi warga Indonesia di mana pun, termasuk di luar negeri. Negara harus hadir menjaga warganya. Janji ini termaktub da

  • Densus 88 Awasi Simpatisan NIIS

    JAKARTA, kompas Detasemen Khusus 88 Antiteror Kepolisian Negara Republik Indonesia meningkatkan pengawasan dan pemantauan terhadap ratusan warga Indonesia yang telah kembali dari luar negeri setelah h

  • Penerapan HAM Diwajibkan

    JAKARTA, KOMPAS Pemerintah mewajibkan perusahaan perikanan menerapkan perlindungan hak asasi manusia. Perlindungan HAM untuk pekerja laut merupakan bagian dari pencegahan dan pemberantasan penangkap

  • Masa Tinggal Eks WNI Diperpanjang

    JAKARTA, KOMPAS Pemerintah memberi kemudahan bagi warga Indonesia yang menjadi warga negara asing di luar negeri untuk berkunjung dan tinggal di Indonesia. Pemerintah memperpanjang masa berlaku

  • Kilas Luar Negeri

    Kanada Selidiki Eksekusi oleh Abu SayyafPemerintah Kanada menyelidiki laporan yang menyebutkan bahwa salah satu warganya yang sudah sembilan bulan disandera oleh kelompok militan Abu Sayyaf di Filipin

  • Film Disimpan di Luar Negeri

    JAKARTA, KOMPAS Sejumlah sutradara dan produser memilih menyimpan master film mereka di luar negeri daripada di Sinematek Indonesia, yang kondisinya memprihatinkan. Hal ini merugikan Indonesia karena

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas