Rubrik

polhuk > hukum > Arie Soedewo Wajib Hadir


Arie Soedewo Wajib Hadir

Kepala Bakamla Dua Kali Tak Penuhi Panggilan Sidang

JAKARTA, KOMPAS — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta memerintahkan Kepala Badan Keamanan Laut Arie Soedewo hadir sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi pengadaan satellite monitoring di instansinya. Perintah ini dikeluarkan setelah Arie dua kali tak memenuhi panggilan sidang.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Penyuap Dituntut Ringan

    JAKARTA, KOMPAS Dua terdakwa perkara suap kepada pejabat Badan Keamanan Laut, M Adami Okta dan Hardy Stefanus, dituntut hukuman yang relatif ringan. Jaksa mempertimbangkan status keduanya sebagai j

  • Uang untuk Tunda Pemanggilan Dahlan

    JAKARTA, KOMPAS Ajun Komisaris Besar Raden Brotoseno dituntut 7 tahun penjara karena dinilai jaksa terbukti melakukan pungutan liar senilai Rp 1,9 miliar terkait penyidikan kasus korupsi cetak sawah f

  • Arie Soedewo Tidak Hadiri Sidang

    JAKARTA, KOMPAS Kepala Badan Keamanan Laut Laksamana Madya Arie Soedewo tidak menghadiri panggilan sidang sebagai saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (12/4). Ia sedianya akan did

  • Arie Soedewo Wajib Hadir

    JAKARTA, KOMPAS Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta memerintahkan Kepala Badan Keamanan Laut Arie Soedewo hadir sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi pengadaan satellite monitoring di insta

  • Ada Indikasi Keterlibatan Pihak Pengadilan Militer

    Jakarta, Kompas Komisi Pemberantasan Korupsi menengarai adanya keterlibatan beberapa pihak di dalam domain peradilan militer terkait suap pengadaan pengawasan satelit senilai Rp 43,6 miliar di Bada

  • RJ Lino Diperiksa Polri sebagai Saksi

    JAKARTA, KOMPAS Setelah diperiksa 9,5 jam sebagai saksi di Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia, Senin (9/11), Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II Richard Joost Lino meneg

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas