Rubrik

polhuk > hukum > Arie Soedewo Wajib Hadir


Arie Soedewo Wajib Hadir

Kepala Bakamla Dua Kali Tak Penuhi Panggilan Sidang

JAKARTA, KOMPAS — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta memerintahkan Kepala Badan Keamanan Laut Arie Soedewo hadir sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi pengadaan satellite monitoring di instansinya. Perintah ini dikeluarkan setelah Arie dua kali tak memenuhi panggilan sidang.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Arie Soedewo Wajib Hadir

    JAKARTA, KOMPAS Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta memerintahkan Kepala Badan Keamanan Laut Arie Soedewo hadir sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi pengadaan satellite monitoring di insta

  • Ada Indikasi Keterlibatan Pihak Pengadilan Militer

    Jakarta, Kompas Komisi Pemberantasan Korupsi menengarai adanya keterlibatan beberapa pihak di dalam domain peradilan militer terkait suap pengadaan pengawasan satelit senilai Rp 43,6 miliar di Bada

  • RJ Lino Diperiksa Polri sebagai Saksi

    JAKARTA, KOMPAS Setelah diperiksa 9,5 jam sebagai saksi di Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia, Senin (9/11), Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II Richard Joost Lino meneg

  • Satu Tersangka Masih Diburu

    JAKARTA, KOMPAS Komisi Pemberantasan Korupsi masih memburu Direktur PT Melati Technofo Indonesia Fahmi Darmawansyah yang ditetapkan menjadi salah satu tersangka dalam kasus dugaan suap terhadap peja

  • Suap Mengalir ke DPR

    JAKARTA, KOMPAS Lelang pengadaan monitoring satellite di Badan Keamanan Laut sarat peran perantara. Ali Fahmi alias Fahmi Habsyi yang diduga menjadi perantara disebut mengalirkan dana suap proyek ini

  • Hakim PTUN Medan Divonis 2 Tahun

    JAKARTA, kompas Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Medan Amir Fauzi divonis 2 tahun penjara dan denda sebesar Rp 200 juta subsider dua bulan kurungan dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas