Rubrik

polhuk > hukum > Hari Ini, MK Pilih Ketua


Hari Ini, MK Pilih Ketua

Mekanisme Pemilihan Tidak Diubah

JAKARTA, KOMPAS — Sembilan hakim konstitusi akan memilih Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2017-2020, Jumat (14/7). Diharapkan, sosok Ketua MK mendatang benar-benar bersih dan mampu menjaga integritas para hakim. Dengan begitu, tak akan ada lagi hakim konstitusi terlibat korupsi.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Tak Cukup Hanya Kecewa

    Presiden Joko Widodo tidak cukup hanya mengungkapkan kekecewaan bangsa ini menyusul penangkapan Hakim Konstitusi Patrialis Akbar. Sikap kecewa tanpa langkah politik yang bisa dilakukan Presiden Joko

  • Mahkamah Konstitusi Ikuti Ketentuan UU

    JAKARTA, KOMPAS Kesekretariatan Jenderal Mahkamah Konstitusi menyatakan, pihaknya telah mengikuti semua ketentuan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan N

  • Korupsi Oknum Hakim Konstitusi

    Kamis (26/1) adalah hari yang paling naas bagi Patrialis Akbar, hakim di Mahkamah Konstitusi. Ketika semua hakim konstitusi seharusnya rapat kerja di Cisarua, Bogor, Patrialis justru merapat ke kan

  • Tugas Berat Sudah Menunggu

    JAKARTA, KOMPAS Calon hakim konstitusi pilihan Presiden Joko Widodo, yaitu Saldi Isra, mengemban tugas yang berat. Saldi diharapkan mampu membawa kultur baru di Mahkamah Konstitusi. Dengan cara it

  • Harapan pada 9 Negarawan

    Arief Hidayat kembali terpilih sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi. Ia akan memimpin MK hanya hingga 1 April 2018 saat masa jabatannya berakhir. Sesuai dengan Pasal 22 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 200

  • Jabatan Hakim Konstitusi Diusulkan 10 Tahun

    JAKARTA, KOMPAS Pemerintah sedang menyusun Rancangan Undang-Undang Mahkamah Konstitusi sebagai upaya merespons dinamika kebutuhan masyarakat dan pencari keadilan akan peran lembaga itu. Mahkamah Konst

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas