Rubrik

polhuk > hukum > Proses Perekrutan Hakim Tentukan Kualitas Lembaga


PERADILAN

Proses Perekrutan Hakim Tentukan Kualitas Lembaga

JAKARTA, KOMPAS — Perekrutan calon hakim yang sedang dilakukan Mahkamah Agung tidak hanya penting untuk memenuhi kebutuhan personel di lembaga peradilan. Proses perekrutan setelah tujuh tahun moratorium tersebut juga sangat menentukan kualitas lembaga peradilan pada masa depan.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Jumlah Hakim Dipenuhi dalam Tiga Tahun

    JAKARTA, KOMPAS Mahkamah Agung akan merekrut hakim baru dalam waktu tiga tahun untuk memenuhi kebutuhan hakim yang kian mendesak. Tahun ini, MA merekrut 1.684 hakim setelah memperoleh kepastian kuot

  • Pengawasan Yudikatif Lemah

    JAKARTA, KOMPAS Sejumlah masalah yang menimpa elite lembaga peradilan, seperti Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi yang dicegah keluar negeri dan Ketua Mahkamah Konstitusi Arief Hidayat yang terkena ma

  • Ketersediaan Beras Tahun Ini Perlu Menjadi Perhatian

    JAKARTA, KOMPAS Pemerintah perlu mewaspadai ketersediaan beras untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat tahun ini dan tahun depan. Stok diperkirakan berkurang karena terjadi gagal panen akibat s

  • Kilas Daerah

    Dua BUMN Gelar Program Siswa Kenal Nusantara JAYAPURA — Semen Indonesia bersama Perusahaan Perdagangan Indonesia dan Bhanda Ghara Reksa menggelar Program Siswa Mengenal Nusantara untuk pertama kali

  • Kebutuhan Pilot Komersial Pada 2027 Sulit Dicapai

    NEW YORK, SELASA Industri penerbangan komersial dunia membutuhkan tambahan 225.000 pilot pada tahun 2027 untuk mempertahankan tingkat pertumbuhan saat ini, tetapi hal itu sulit dicapai. Demikian proye

  • Petani Berusaha Bertahan

    PONTIANAK, KOMPAS Anjloknya harga jual karet di tingkat petani di kisaran harga Rp 5.000 per kilogram memaksa petani bertahan dengan berbagai cara untuk memenuhi kebutuhan hidup. Mereka ada yang k

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas