Rubrik

polhuk > politik > Polarisasi Pemilih Pilkada DKI


SURVEI SETELAH PEMILU

Polarisasi Pemilih Pilkada DKI

Selain menjelaskan konfigurasi urutan pemenangan dan besaran prediksi proporsi suara dukungan pasangan calon, hasil survei setelah Pilkada DKI mengonfirmasikan bagaimana para pemilih terpilah secara tegas dalam kesamaan-kesamaan latar belakang sosial ekonomi dan orientasi politik.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Demokratisasi Calon Tunggal

    Sampai hari pengumuman hasil verifikasi pasangan calon kepala dan wakil kepala daerah untuk pilkada serentak Desember 2015 oleh KPU (24/8/2015), belum ada rancangan solusi bijaksana final masalah pa

  • Menutup Celah Potensi Persoalan Baru

    Putusan Mahkamah Konstitusi mengenai calon tunggal dalam pemilihan kepala daerah menyelesaikan sejumlah persoalan. Salah satunya, hak rakyat memilih (the right to vote) ataupun dipilih (the right to b

  • Minat Turun, Hasil Berubah

    JAKARTA, KOMPAS Pemungutan suara ulang secara umum berjalan lancar dan aman. Namun, antusiasme warga dalam memberikan suara di pemungutan suara ulang menurun. Hasil perolehan pun mengalami perubahan

  • Polarisasi Pemilih Pilkada DKI

    Selain menjelaskan konfigurasi urutan pemenangan dan besaran prediksi proporsi suara dukungan pasangan calon, hasil survei setelah Pilkada DKI mengonfirmasikan bagaimana para pemilih terpilah secara t

  • Calon Perseorangan Bisa Terus Bertambah

    JAKARTA, KOMPAS Dua jalur pencalonan dalam pemilihan kepala daerah, lewat perseorangan dan jalur partai politik atau gabungan parpol, membuat calon tak lagi mengandalkan dukungan partai. Oleh kar

  • Merajut Tenun Kebangsaan

    Pemilihan kepala daerah harus diupayakan jangan sampai merusak tenun kebangsaan. Perbedaan pilihan adalah wajar dalam sebuah kontestasi politik. Pernyataan Presiden Joko Widodo bahwa perbedaan pil

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas