Rubrik

polhuk > politik > Visi Persatuan Pendiri Bangsa


Membaca Indonesia

Visi Persatuan Pendiri Bangsa

Sebelum memproklamasikan kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945, para pendiri bangsa mencurahkan ide dan pemikiran tentang bentuk negara sebagai weltanschauung atau cara pandang terhadap dunia. Pancasila akhirnya dijadikan fondasi untuk merajut persatuan dan membuat Indonesia menjadi ada.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Cara Memandang

    Ada beberapa cara memandang terhadap uang. Para ahli keuangan pribadi mengelompokkan cara pandang tersebut menjadi tiga kelompok besar. Mereka adalah yang memandang uang seperti orang miskin, orang ke

  • Cara Pandang Tak Lazim Antar ”Marlina” ke Cannes

    Jakarta, kompas Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak mampu menawarkan cara pandang tidak biasa tentang sosok perempuan di kawasan Indonesia timur, khususnya Sumba. Ketidaklaziman ini justru

  • Argumentasi

    Berbagi Cerita Lucia Kinanti Rahayu, Departemen Teknologi dan Manajemen Perikanan Budidaya Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor Setiap manusia pasti pernah berada pada kon

  • Penuhi Hak Para Disabilitas

    Program peningkatan kualitas hidup di perkotaan seperti Jakarta akhirnya menyinggung tema pemenuhan hak asasi manusia bagi penyandang disabilitas. Patut disadari bahwa pemerintah daerah adalah ujung t

  • Budaya Kerja Disesuaikan Generasi

    JAKARTA, KOMPAS Generasi Y atau generasi milenial membawa cara pandang tersendiri ke dunia kerja. Jika tidak dikelola dengan baik, maka cara pandang yang berbeda dengan generasi sebelumnya itu akan me

  • Kebudayaan Waktu Kita

    Edward T Hall dalam opusnya, The Dance of Life, membagi karakter dan corak kebudayaan menjadi dua tipe: polikronik dan monokronik. Pembagian yang sampai saat ini masih menyisakan perdebatan. Dalam pa

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas