Rubrik

polhuk > politik > Isu Minoritas dan Intoleransi Dibahas


HAK ASASI MANUSIA

Isu Minoritas dan Intoleransi Dibahas

JAKARTA, KOMPAS — Penanganan pelanggaran hak asasi manusia berat menjadi isu sentral dalam dialog publik dalam rangka seleksi komisioner Komisi Nasional HAM 2017-2022 yang digelar pada Rabu dan Kamis ini di Jakarta. Namun, isu perlindungan pada kelompok minoritas dan intoleransi juga tidak kalah serius dibahas karena persoalan yang mendera masyarakat di akar rumput menguat.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Tim Wasior dan Wamena Komnas Terus Dalami Bukti

    JAKARTA, KOMPAS Dua tim penyelidik Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, yaitu Tim Wasior dan Tim Wamena, saat ini masih menggali bukti-bukti terjadinya pelanggaran hak asasi manusia di dua wilayah ters

  • Komnas Selidiki Lagi Kasus Wasior-Wamena

    JAKARTA, KOMPAS Komisi Nasional Hak Asasi Manusia kembali menggali dugaan pelanggaran hak asasi manusia di Wasior tahun 2001 dan Wamena tahun 2003. Komnas membentuk dua tim baru untuk melengkapi be

  • Perda Diskriminatif Rentan Picu Kekerasan

    Jakarta, Kompas Keberadaan peraturan daerah atau perda yang diskriminatif terhadap perempuan, anak, ataupun kelompok marjinal berisiko dijadikan pembenaran untuk melancarkan perilaku agresif terhadap

  • Komnas HAM: Penting, Pernyataan Maaf

    JAKARTA, KOMPAS Pernyataan maaf dari negara terhadap korban ataupun keluarga korban pelanggaran hak asasi manusia berat merupakan suatu keharusan apabila jalur rekonsiliasi yang dipilih. Tanpa permint

  • Persyaratan Seleksi Komisioner Diubah

    JAKARTA, KOMPAS Panitia Seleksi Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia mengubah sejumlah persyaratan administrasi bagi para peminat. Berdasarkan masukan dari berbagai wilayah yang dikunjungi ke

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas