Rubrik

polhuk > politik > Paham Radikal Tersebar lewat Berita Bohong


LITERASI DIGITAL

Paham Radikal Tersebar lewat Berita Bohong

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS — Paham radikal yang mengancam persatuan bangsa kerap disebarkan melalui berita bohong di sejumlah media sosial. Untuk menangkal hal tersebut, masyarakat dilibatkan dalam gerakan melawan berita bohong.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Paham Radikal Tersebar lewat Berita Bohong

    BANDAR LAMPUNG, KOMPAS Paham radikal yang mengancam persatuan bangsa kerap disebarkan melalui berita bohong di sejumlah media sosial. Untuk menangkal hal tersebut, masyarakat dilibatkan dalam geraka

  • “Hoax“ Mengancam Persatuan Bangsa

    JAKARTA, KOMPAS Berita bohong atau hoax di media sosial tidak hanya memicu kemarahan dan kebencian terhadap pihak lain. Lebih dari itu, berita bohong juga telah mengancam persatuan dan ideologi bangsa

  • Berita Bohong, Tanggung Jawab Siapa

    “Jika informasi yang salah dapat dikemas sedemikian bagus dan disebarkan secara aktif melalui Facebook sehingga kita tidak bisa lagi membedakan media yang kredibel dan yang tidak kredibel, informasi

  • Presiden Ajak Masyarakat Lawan ”Hoax”

    MAGELANG, KOMPAS Penyebaran informasi palsu, berita bohong, fitnah, dan semacamnya di media sosial tidak bisa dihindari di era keterbukaan informasi sekarang ini. Satu-satunya jalan untuk melawan beri

  • Tindakan Tegas Diminta

    JAKARTA, KOMPAS Maraknya berita bohong dan menjurus fitnah di media sosial dan situs media daring menyita perhatian Presiden Joko Widodo. Presiden Jokowi meminta ada tindakan tegas dan keras terhadap

  • Kembali Diterpa Berita Bohong

    Begitu bangun pagi, Kamis (30/3), BJ Habibie dikejutkan laporan tentang dirinya. ”Banyak berita (di media sosial) yang mengatakan saya meninggal di Jerman,” ucapnya saat memberikan sambutan pada peri

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas