Rubrik

polhuk > politik > Lagi-lagi, Pembahasan Terlambat


RUU PENYELENGGARAAN PEMILU

Lagi-lagi, Pembahasan Terlambat

Ibarat kaset rusak yang memutar sepenggal nada berulang kali, Dewan Perwakilan Rakyat dan pemerintah mengulangi kesalahan yang sama dengan para pendahulunya. Pembahasan Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu lagi-lagi molor dari target waktu yang sudah disepakati.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Honda, Yamaha, Ducati Sudah Setara

    PARIS, KAMIS Tiga sepeda motor pabrikan yang berlaga di MotoGP musim 2017, yaitu Honda, Yamaha, dan Ducati, sudah berada di tingkat yang sama. Hal itu membuka peluang bagi para pebalap yang menggunaka

  • MKD Libatkan KPK dan Polri

    Jakarta, Kompas Mahkamah Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat akan memperkuat fungsi pencegahan untuk menekan suap dan korupsi yang dilakukan anggota DPR. Ini antara lain dilakukan dengan meningkat

  • Kiprah Perempuan Sama dengan Laki-laki

    JAKARTA, KOMPAS Perempuan Indonesia memiliki kontribusi dan kiprah yang sama dengan kaum laki-laki dalam berbagai bidang pembangunan. Bahkan, sejumlah perempuan membuktikan mereka tidak hanya berpera

  • Penilaian pada Proses Belajar

    JAKARTA, KOMPAS Guru hendaknya mengawasi perkembangan tiap-tiap siswa dalam proses pembelajaran. Penilaian bukan hanya fokus pada hasil akhir. Karena itu, otonomi bagi guru dibutuhkan agar guru d

  • Pengawasan Harus Disiapkan

    JAKARTA, KOMPAS Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek mulai diterapkan penuh per 1 Juli 2017. Pela

  • Lelucon Para Koruptor

    Ada yang tak disampaikan ketika ia masuk penjara: mesti menyiapkan banyak lelucon. Mungkin Join Sembiling SH lupa soal itu. Pengacara yang menangani kasusnya itu hanya mengatakan kalau ia tak usah ter

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas