Rubrik

polhuk > politik > Lagi-lagi, Pembahasan Terlambat


RUU PENYELENGGARAAN PEMILU

Lagi-lagi, Pembahasan Terlambat

Ibarat kaset rusak yang memutar sepenggal nada berulang kali, Dewan Perwakilan Rakyat dan pemerintah mengulangi kesalahan yang sama dengan para pendahulunya. Pembahasan Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu lagi-lagi molor dari target waktu yang sudah disepakati.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • MKD Libatkan KPK dan Polri

    Jakarta, Kompas Mahkamah Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat akan memperkuat fungsi pencegahan untuk menekan suap dan korupsi yang dilakukan anggota DPR. Ini antara lain dilakukan dengan meningkat

  • Kiprah Perempuan Sama dengan Laki-laki

    JAKARTA, KOMPAS Perempuan Indonesia memiliki kontribusi dan kiprah yang sama dengan kaum laki-laki dalam berbagai bidang pembangunan. Bahkan, sejumlah perempuan membuktikan mereka tidak hanya berpera

  • Buah Manis Aliansi Eropa-Jepang

    Saat bertemu pertama kali dengan Renault Koleos pada peluncuran perdana di Indonesia, Oktober 2016, tampilan mobil SUV medium ini sudah sangat menggoda. Hampir semua aspek desainnya, baik eksterior ma

  • Perkuat Keindonesiaan

    JAKARTA, KOMPAS Fragmentasi sosial yang belakangan muncul di masyarakat menjadi momentum untuk mengingat kembali konsensus pendirian bangsa. Indonesia dibangun atas dasar keikhlasan untuk hidup bersam

  • Puluhan Sengon Buto Akan Dipangkas

    JAKARTA, KOMPAS Dalam empat bulan terakhir, tiga orang tewas akibat tertimpa pohon sengon buto (Enterolobium cyclocarpum) di kawasan jalan akses menuju Kampus Universitas Indonesia. Untuk mengantisip

  • Deregulasi Perlu Dilakukan pada Angkutan Barang

    JAKARTA, KOMPAS Peluang bisnis kargo melalui angkutan udara makin terbuka karena pesatnya pertumbuhan bisnis e-dagang belakangan ini. Namun, kargo melalui angkutan udara memerlukan deregulasi agar pe

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas