Rubrik

polhuk > politik > Tak Cukup Hanya Penegakan Hukum


RADIKALISME

Tak Cukup Hanya Penegakan Hukum

JAKARTA, KOMPASPendekatan hukum murni dinilai tidak akan mampu meredam ideologi radikal yang menjadi akar kehadiran kelompok teroris. Ini karena penegakan hukum tidak bisa menjamin sejumlah terpidana terorisme dapat kembali ke masyarakat dan meninggalkan jaringan teroris.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Sanksi Baru Diatur

    JAKARTA, KOMPAS Setiap warga negara Indonesia yang ke luar negeri untuk bergabung dengan kelompok teroris bisa dipidanakan. Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara akan diatur dalam revisi Undang-U

  • Warga Harus Peka Kehadiran Pendatang

    JATINANGOR, KOMPAS Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Detasemen Khusus 88 Antiteror, akan terus menekan pergerakan dan menangkap terduga teroris yang beroperasi di Indonesia. Namun, mas

  • Terorisme sebagai Musuh Bersama

    Tajuk Rencana Kompas (3 Desember 2015) menyuguhkan imbauan penting: ”bersatu melawan musuh bersama”. Hal ini terkait dengan ancaman nyata terorisme yang hendak meruntuhkan sendi-sendi peradaban dunia.

  • Keberadaan Senjata Api Diselidiki

    JAKARTA, KOMPAS Kepolisian Negara RI melanjutkan penyidikan dugaan penyelundupan senjata api oleh kelompok Jamaah Ansharut Daulah dari Filipina bagian selatan. Senjata itu diduga beredar di sejuml

  • Waspadai Sel Teroris Baru

    JAKARTA, KOMPAS Tewasnya pemimpin kelompok teroris Santoso diyakini belum akan menghentikan aksi teror. Kelahiran sel teroris baru setelah kematian Santoso harus tetap diwaspadai. Pengawasan di wilaya

  • Simalakama Dana Jaringan Teroris

    Cara jaringan teroris di Indonesia mendapatkan dana untuk menebar teror cenderung misterius. Teka-teki bagaimana dana bisa diterima sejumlah sel-sel kecil kelompok teroris belum sepenuhnya bisa diungk

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas