Rubrik

polhuk > politik > Berharap Pemilu Mudah dan Sederhana


JAJAK PENDAPAT "KOMPAS"

Berharap Pemilu Mudah dan Sederhana

Pembahasan Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu selalu melahirkan dinamika di tingkat elite. Upaya mengubah aturan main selalu terjadi pada setiap pemilu sejak era reformasi. Publik berharap aturan pemilu lebih stabil, tidak selalu berubah-ubah, serta mudah dan sederhana.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Keterbatasan Regulasi Pemilu

    Harian Kompas (17/7) mengulas pembahasan RUU Penyelenggaraan Pemilu yang kembali berlarut-larut, dan akhirnya baru disetujui menjadi UU pada Jumat (21/7) dini hari, molor empat bulan dari target yang

  • Presiden Mencermati

    JAKARTA, KOMPAS Presiden Joko Widodo mencermati dinamika alotnya pembahasan Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu, termasuk tarik-menarik kepentingan politik. Presiden mengingatkan semua pih

  • Masalah Terus Berulang

    JAKARTA, KOMPAS Gagal belajar dari pengalaman. Itulah gambaran pembahasan Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu yang kembali berlarut-larut. Seperti yang pernah terjadi, pembuat undang-un

  • Kompromi Ditawarkan

    JAKARTA, KOMPAS Agar titik kompromistis pembahasan Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu dapat segera dicapai, koalisi partai politik pendukung pemerintah mengajukan beberapa tawaran. Membi

  • Trump Mengubah Aturan Main di Suriah

    Pesan politik yang ingin disampaikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump lewat serangan balasan 59 rudal Tomahawk atas Pangkalan Udara Shayrat dekat kota Homs, Jumat (7/4) lalu, adalah aturan main t

  • Pansus Mencederai Hak Publik

    JAKARTA, KOMPAS Rapat pembahasan Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu yang digelar tertutup telah mencederai hak publik. Ini karena regulasi pemilu menyangkut kepentingan publik sehingg

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas