Rubrik

polhuk > politik > Masalah Terus Berulang


Masalah Terus Berulang

DPR-Pemerintah Gagal Belajar

JAKARTA, KOMPAS — Gagal belajar dari pengalaman. Itulah gambaran pembahasan Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu yang kembali berlarut-larut. Seperti yang pernah terjadi, pembuat undang-undang kembali berkutat pada isu-isu elitis untuk mengamankan kepentingan elektoral jangka pendek mereka.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Fraksi Diharap Cepat

    JAKARTA, KOMPAS Fraksi-fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat diharapkan bekerja lebih cepat dalam merumuskan sikap terkait draf RUU Penyelenggaraan Pemilu. Selain waktu pembahasan amat terbatas, D

  • Pembahasan Berpotensi Molor

    JAKARTA, KOMPAS Pembahasan RUU tentang Penyelenggaraan Pemilu diperkirakan akan molor dari jadwal yang ditetapkan. Fraksi-fraksi di DPR yang seharusnya menyerahkan daftar inventarisasi masalah te

  • DPR Berpacu dengan Waktu

    JAKARTA, KOMPAS Dewan Perwakilan Rakyat punya waktu sekitar enam bulan untuk membahas Rancangan Undang-Undang tentang Penyelenggaraan Pemilu. Masa reses mungkin akan dipakai untuk membahas RUU

  • Fokus ke Isu Substansial

    Jakarta, Kompas Dengan waktu pembahasan yang hanya tinggal enam pekan sampai 28 April 2017, pembahasan Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu seharusnya difokuskan ke isu-isu substansial

  • Perhatikan Putusan MK

    JAKARTA, KOMPAS Dewan Perwakilan Rakyat dan pemerintah mesti hati-hati saat membahas RUU Penyelenggaraan Pemilu. Beberapa pihak tengah mempersiapkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi jika ada pas

  • Insentif Perbaikan Sistem Belum Ada

    JAKARTA, KOMPAS Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu yang sedang dibahas Panitia Khusus RUU Penyelenggaraan Pemilu DPR dinilai belum memberi insentif peningkatan kualitas kelembagaan partai

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas