Rubrik

polhuk > politik > Seribu Lebih Dosen UGM Tolak Hak Angket KPK


dukungan publik

Seribu Lebih Dosen UGM Tolak Hak Angket KPK

SLEMAN, KOMPAS — Desakan agar DPR menghentikan proses hak angket terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi terus bermunculan dari sejumlah elemen masyarakat. Senin (17/7), lebih dari 1.000 dosen Universitas Gadjah Mada menyampaikan pernyataan sikap menolak hak angket DPR terhadap KPK.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Presiden Dengar Suara Publik

    JAKARTA, kompas Maraknya penolakan berbagai elemen masyarakat terhadap rencana revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi membuat Presiden Joko Widodo mempertimbang

  • Tuntutan Disampaikan ke Presiden

    JAKARTA, KOMPAS Komisi III DPR akan menyampaikan tuntutan sejumlah elemen masyarakat agar pemerintah menonaktifkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kepada Presiden Joko Widodo. Tak hanya it

  • Korban Bisa Lebih dari 100 Orang

    Kita terkejut dan berduka akibat gempa Taiwan yang meruntuhkan kompleks apartemen, Sabtu (6/2) dini hari, dan diduga menewaskan lebih dari 100 orang. Kompleks yang terdiri dari empat menara aparteme

  • Polisi Sudah Periksa 16 Saksi

    JAKARTA, KOMPAS Polisi masih menyelidiki kasus penyiraman air keras kepada penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan. Hingga Minggu (16/4), 16 saksi telah diperiksa tim satuan tuga

  • Melihat Pemberantasan Korupsi di Singapura dan Hongkong

    Mendiang Lee Kuan Yew sangat bangga dengan prestasi Singapura soal pemberantasan korupsi. Kebanggaannya terutama berdasarkan fakta Singapura menjadi negara dengan tingkat korupsi paling rendah di Asia

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas