Rubrik

polhuk > politik > Politik Luar Negeri RI: Kasus Rohingya


Analisis Politik

Politik Luar Negeri RI: Kasus Rohingya

Krisis kemanusiaan Rohingya secara substantif jelas bersifat multidimensi. Krisis ini bukan sekadar menunjukkan kegagalan Pemerintah Myanmar—termasuk penerima Nobel Perdamaian, Aung San Suu Kyi—menyelesaikan masalah akut yang berakar panjang sejak penjajahan Inggris. Gejala ini juga mencerminkan masalah cukup serius dalam dinamika politik Myanmar. Transisi menuju demokrasi lebih substantif belum mengubah banyak lanskap politik Myanmar. Tarik-menarik politik masih berlangsung intens antara militer dan sipil.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan daftar dan login untuk mengakses artikel lengkapnya.

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas