Rubrik

polhuk > politik > Presiden Ingatkan Etika Berkomunikasi

Pilkada Serentak

Presiden Ingatkan Etika Berkomunikasi

JAKARTA, KOMPAS — Media sosial memberikan pengaruh besar bagi perkembangan masyarakat Indonesia. Namun, Presiden menilai bahasa yang digunakan di media sosial justru ada yang tidak sesuai dengan etika berkomunikasi dan nilai-nilai budi pekerti bangsa Indonesia lagi.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Saring Isi Media Sosial

    JAKARTA, KOMPAS Keterlibatan penyedia dan pengelola sarana media sosial dibutuhkan dalam menyaring pemberitaan bohong yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Pencerahan atas berita-berita palsu tida

  • NIIS dan Racun Media Sosial

    Di era digital, tak perlu keluar rumah atau turun dari tempat tidur untuk teradikalisasi dan menjadi teroris. Pesan-pesan propaganda kelompok militan, seperti Negara Islam di Irak dan Suriah, dengan

  • Perilaku Bermedia Pelajar Jakarta

    Karakter pelajar yang tumbuh di era digital turut membentuk perilaku dalam bermedia. Media, baik online maupun sosial, yang berinteraksi dengan teknologi digital sangat populer bagi mereka.Teknologi

  • Media Sosial dalam Konflik Marawi

    Konflik bersenjata di Marawi, Pulau Mindanao, Filipina selatan, yang tampak belum segera mereda, memakai media sosial sebagai alat propaganda. Penggunaan media sosial sebagai alat propaganda teroris

  • Berita Bohong, Tanggung Jawab Siapa

    “Jika informasi yang salah dapat dikemas sedemikian bagus dan disebarkan secara aktif melalui Facebook sehingga kita tidak bisa lagi membedakan media yang kredibel dan yang tidak kredibel, informasi

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk mengirim komentar.

Kembali ke Atas