Rubrik

BERANDA > arsip kompas

ARSIP KOMPAS

KOMPAS, 26 Mei 1975

Vaksin Anti-leukemia Ditemukan

Seorang ahli penyakit kanker terkemuka Uni Soviet berhasil mengisolasikan virus kanker darah manusia. Virus itu nantinya dapat digunakan sebagai vaksin anti-leukemia. Boris Lapin, kepala bagian percobaan patologi dan terapi pada Lembaga Kedokteran Uni Soviet, mengemukakan, virus tersebut berhasil diisolasi selama percobaan terhadap kera-kera di daerah Sukhumi dekat Laut Hitam. Menurut seorang petugas di lembaga kedokteran tersebut, contoh-contoh vaksin percobaan sudah tersedia. Namun, perlu...

KOMPAS, 24 Mei 1972

Ledakan Penyakit Kolera

Penyakit kolera di Provinsi Irian Barat menyerang sekitar 670 orang, sebanyak 55 di antaranya meninggal. Daerah yang terjangkit adalah Teminabuan Kota, Kabupaten Sorong. Data Kementerian Kesehatan menyebutkan, selama triwulan I-1972 terdapat 2.792 penderita kolera, 329 di antaranya meninggal....

KOMPAS, 23 Mei 1969

Udara Panas Melanda Jakarta

Udara panas mencapai 35 derajat celsius melanda Jakarta. Direktorat Meteorologi dan Geofisika melansir data suhu udara rata-rata di atas 30 derajat celsius pada Mei ini. Bahkan, pada 11 dan 18 Mei 1969 suhu mencapai 35 derajat celsius. Padahal, suhu normal maksimum biasanya 32 derajat celsius....

KOMPAS, 19 Mei 1975

Perempuan Nakhoda Pertama di Indonesia

Panitia ujian negara Kursus Mualim Pelayaran Besar (MPB) II Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk pertama kali meluluskan seorang perempuan, Entin Kartini (28). Entin adalah karyawati PN Pelni. Dengan ijazah MPB II, kini ia berwenang menjadi nakhoda kapal untuk pelayaran samudra dekat. Entin...

KOMPAS, 18 Mei 1968

Muangthai Terlarang bagi Kaum ”Hippies”

Pemerintah Muangthai, kini Thailand, mengeluarkan larangan masuk bagi kaum hippies. Kelompok yang laki-laki maupun perempuannya berciri khas rambut panjang itu dianggap tidak sesuai dengan kepribadian Thai. Kementerian Dalam Negeri memerintahkan Kementerian Luar Negeri untuk tidak mengeluarkan visa...

KOMPAS, 17 Mei 1968

50 Persen Subsidi bagi Pelajar Naik Bus

Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin memberi tunjangan 50 persen dari tarif bus kepada pelajar yang menggunakan bus. Bantuan uang itu hanya diberikan kepada pelajar yang memerlukan dan tidak mampu, dan tidak berlaku bagi pelajar yang naik mobil, sepeda motor, sepeda, atau rumahnya berdekatan dengan...

KOMPAS, 16 Mei 1968

KAPPI Minta Mogok Belajar Dihentikan

Dewan Pengurus Harian Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia (DPH KAPPI) menginstruksikan agar semua pelajar di Ibu Kota yang tergabung dalam KAPPI Djaya kembali bersekolah. Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin memutuskan untuk menutup semua sekolah lanjutan pertama dan sekolah lanjutan atas...

KOMPAS, 15 MEI 1974

SIM bagi Bekas Pengemudi Becak

Dua ratus bekas pengemudi becak secara kolektif mengikuti ujian teori dan praktik untuk mendapatkan SIM A khusus. Mereka dipersiapkan untuk bisa mengemudikan minicar (kendaraan umum jenis keempat) dan tergabung dalam Yayasan Kesejahteraan Karyawan Kendaraan Bermotor Indonesia. Bagi yang buta huruf,...

KOMPAS, 13 MEI 1969

”Do School” Pertama di Jawa Tengah

Sebuah ”Do School” yang pertama di Jawa Tengah dibuka di daerah Candi Ampel, Boyolali. Do School adalah tempat praktik kerja yang meliputi lapangan pertanian, peternakan, perikanan, kerajinan rumah, dan pelajaran praktik lainnya. Sekolah jenis ini, kalau diperbanyak, tentu akan banyak...

KOMPAS, 12 MEI 1967

Perlakuan terhadap Bung Karno

Pejabat Presiden/Pengemban Ketetapan MPRS Nomor IX/MPRS/1966 Jenderal Soeharto mengeluarkan Ketetapan Presiden Nomor 62 Tahun 1967 tentang Ketentuan-ketentuan Perlakuan terhadap Bung Karno, sesuai dengan Ketetapan MPRS Nomor XXXIII. Keppres yang dikeluarkan pada 6 Mei 1967 itu menyebutkan bahwa...

KOMPAS, 10 MEI 1973

Dollar Malaysia dan Singapura Bercerai

Sejak 8 Mei 1973, dollar Malaysia diceraikan dari dollar Singapura. Menteri Keuangan Malaysia Tun Tan Siew Sin mengatakan, pemberlakuan kedua mata uang di kedua negeri itu hanya menguntungkan Singapura dan menghambat pertumbuhan berbagai bidang ekonomi Malaysia. Kedua mata uang itu berlaku sama di...

KOMPAS, 9 MEI 1972

Keluarga Tapol Dikirim ke Pulau Buru

Jaksa Agung Letjen TNI Sugih Arto mengatakan, mulai Juli 1972, rombongan pertama keluarga tahanan politik (tapol) akan dikirim ke Pulau Buru. Pemerintah sudah menyiapkan kapal-kapal transportasi dan kebutuhan keuangan yang diperlukan. Ada sekitar 1.600 tahanan politik di Pulau Buru yang...

KOMPAS, 8 MEI 1967

Laporan Gestapu Raih Pulitzer

Penghargaan tertinggi di bidang jurnalistik, Pulitzer, tahun 1966 diraih wartawan harian Christian Science Monitor, John Hughes, dari Amerika Serikat, lewat laporannya mengenai kegagalan Gestapu dan tindakan pembersihan yang kemudian dilancarkan Orde Baru di Indonesia. Hughes adalah wartawan...

KOMPAS, 6 MEI 1967

Gedung Kedubes Jerman Barat di Jalan Thamrin Diresmikan

Wakil Menteri Luar Negeri Jerman Barat Klaus Schuetz meresmikan pembukaan gedung baru Kedutaan Besar Jerman Barat di Jalan Thamrin, Jakarta. Dalam sambutannya, Schuetz menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pemerintah dan rakyat Indonesia atas bantuan hingga...

KOMPAS, 15 APRIL 1972

Teknisi RRI Membuat Pemancar Sendiri

Teknisi Radio Republik Indonesia (RRI) sudah mampu membuat pemancar sendiri untuk kebutuhan studio RRI. Hasil perencanaannya ternyata lebih menguntungkan dibandingkan dengan pemancar buatan luar negeri karena lebih murah dan lebih efisien. Dari segi perawatan, pemancar buatan sendiri lebih mudah dan...

KOMPAS, 13 APRIL 1968

Soekarno Ingin Bebas

Mantan PresidenSoekarno mengirimkan sepucuk surat kepada Presiden Soeharto. Surat itu berisi permintaan untuk diperbolehkan meninggalkan Istana Bogor, tempat yang ia tempati saat ini, ke rumah pribadinya. Sekretaris Negara Mayjen Alamsyah belum bersedia menjelaskan apakah pemerintah akan meluluskan...

KOMPAS, 12 APRIL 1972

Larangan Senjata Biologis

Sekitar 50 negara, termasuk tiga negara yang mengembangkan senjata nuklir, menandatangani perjanjian internasional pelarangan senjata biologis. Persetujuan tersebut memerintahkan pembinasaan persediaan senjata biologis yang sudah ada dalam kurun waktu sembilan bulan. Tiga negara besar yang ikut...

KOMPAS, 11 APRIL 1970

Kapal Latih Mesin Pertama Dalam Negeri

Sebuah kapal latih baru bertenaga mesin, yang pertama kali dibuat di Indonesia, diluncurkan dari galangan kapal Indomarine Ship Yard Ltd, Tanjung Priok. Kapal latih yang dapat menampung sekitar 26 taruna dan 6 awak kapal ini dipergunakan untuk mendidik para taruna Akabri bagian laut. Kapal latih...

KOMPAS, 1 April 1968

Pusaka Kerajaan Kutai Dijual

AM Parikesit, bekas Sultan Kutai, menjual harta benda pusaka bekas kerajaan Sultan Kutai yang bertempat di bekas istananya di Tenggarong secara terbuka kepada umum. Dari benda-benda yang dijual itu, terdapat perhiasan berupa 3.000 permata intan/berlian dan jenis-jenis permata yang bernilai lainnya,...

KOMPAS, 31 MARET 1973

Yang Gondrong Tidak Diberi SIM

Setiap laki-laki yang memiliki rambut gondrong terlebih dahulu harus mencukur rambutnya apabila ingin memperoleh surat izin mengemudi (SIM). Hal tersebut merupakan ketentuan tidak tertulis, tetapi mesti dilakukan dalam rangka operasi sopan dan ketertiban di sebagian wilayah Jawa Tengah. Ketentuan...

KOMPAS, 30 MARET 1966

Larangan ke Luar Negeri Dicabut

Kepala Direktorat Imigrasi Republik Indonesia mengumumkan pencabutan larangan meninggalkan Indonesia bagi warga negara Republik Indonesia karena situasi dalam negeri telah kondusif. Dengan demikian, peraturan-peraturan yang mengatur lalu lintas orang antarnegara berlaku lagi seperti semula. Larangan...

KOMPAS, 29 MARET 1968

Pidato Pertama Presiden Kedua RI

Selaku Presiden, Pengemban Ketetapan IX, Jenderal Soeharto menyatakan, perjuangan Orde Baru mempunyai dua tema pokok. Pertama, mengisi kemerdekaan dengan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kedua, menegakkan kehidupan konstitusional, termasuk mengembalikan kehidupan demokrasi. Keduanya tidak boleh...

KOMPAS, 25 MARET 1968

Penghormatan MPRS untuk Rudy Hartono

Para anggota MPRS yang menghadiri pemandangan umum serta para peninjau dan pengunjung dikejutkan oleh pengumuman Wakil Ketua MPRS Mayjen Mashudi sebagai pemimpin sidang. Ia meminta seluruh hadirin berdiri. Saat itu waktu hampir pukul 23.00. Wartawan yang sedang meliput sidang MPRS juga terkejut....

KOMPAS, 24 MARET 1973

Penemuan ”Manusia Solo” Tertua

Sebuah tengkorak manusia purba ditemukan secara tidak sengaja di tepi sungai Desa Sambung Macan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, pada Februari 1973. Tengkorak itu ditaksir berusia 500.000 sampai 800.000 tahun sehingga menurut Prof Dr Teuku Jacob, ahli paleoantropologi Universitas Gadjah Mada, bisa...

KOMPAS, 21 MARET 1974

Kunjungan Ratu Elizabeth ke Yogyakarta

Dalam rangkaian kunjungan resmi lima hari ke Indonesia, Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip mengunjungi Yogyakarta dan diterima Sultan Hamengku Buwono IX di Keraton Yogyakarta. Sekitar 400 prajurit keraton dalam pakaian seragam tradisional, lengkap dengan senjata mereka yang beraneka ragam,...

KOMPAS, 20 MARET 1975

KKN Masuk Kurikulum Perguruan Tinggi

Rapat kerja tinjauan tahunan KKN 1974/1975 menyatakan, KKN (Kuliah Kerja Nyata) dimasukkan ke dalam kerangka Kurikulum Perguruan Tinggi. Dalam pertimbangannya disebutkan, perguruan tinggi wajib mengambil bagian dalam pengembangan dan peningkatan kemampuan masyarakat desa terhadap pembangunan....

Untuk Bandung Lautan Api

Halo-halo Bandung// Ibukota Periangan// Halo-halo Bandung// Kota kenang-kenangan// Sudah lama beta// Tidak berjumpa dengan kau// Sekarang telah menjadi lautan api// Mari Bung rebut...

Lahirnja Corps Siliwangi

Djakarta (Kompas)Bandung jang pernah djadi kota lautan api (1946), djadi kota Asia Afrika (1955) dan djadi kota perdjoangan Orde baru pada zaman penumpasan Gestapu PKI dan Orde...

KOMPAS, 18 MARET 1968

Copet Perempuan Mulai Beroperasi

Lantaran terjadi peningkatan keamanan tempat umum di ibu kota Jakarta, para copet mengubah taktik operasinya. Kawanan pencopet ulung hanya berlaku sebagai koordinator pencopet cilik yang sebagian terdiri atas anak perempuan yang memiliki kegesitan tidak kalah dibandingkan dengan pencopet...

KOMPAS, 17 MARET 1967

Nasib Bung Karno

Menteri Penerangan BM Diah mengadakan konferensi pers di auditorium TVRI menjawab teka-teki nasib Bung Karno setelah pencabutan kekuasaan presiden melalui Ketetapan MPRS Nomor 33 Tahun 1967. Menurut BM Diah, Bung Karno kini tinggal di Bogor. Soal kesehatannya yang semakin mundur, menurut dia, dapat...

  • 10
  • 30
  • 50
  • per halaman