Rubrik

BERANDA > arsip kompas

ARSIP KOMPAS

KOMPAS, 16 Mei 1968

KAPPI Minta Mogok Belajar Dihentikan

Dewan Pengurus Harian Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia (DPH KAPPI) menginstruksikan agar semua pelajar di Ibu Kota yang tergabung dalam KAPPI Djaya kembali bersekolah. Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin memutuskan untuk menutup semua sekolah lanjutan pertama dan sekolah lanjutan atas...

KOMPAS, 15 MEI 1974

SIM bagi Bekas Pengemudi Becak

Dua ratus bekas pengemudi becak secara kolektif mengikuti ujian teori dan praktik untuk mendapatkan SIM A khusus. Mereka dipersiapkan untuk bisa mengemudikan minicar (kendaraan umum jenis keempat) dan tergabung dalam Yayasan Kesejahteraan Karyawan Kendaraan Bermotor Indonesia. Bagi yang buta huruf,...

KOMPAS, 13 MEI 1969

”Do School” Pertama di Jawa Tengah

Sebuah ”Do School” yang pertama di Jawa Tengah dibuka di daerah Candi Ampel, Boyolali. Do School adalah tempat praktik kerja yang meliputi lapangan pertanian, peternakan, perikanan, kerajinan rumah, dan pelajaran praktik lainnya. Sekolah jenis ini, kalau diperbanyak, tentu akan banyak...

KOMPAS, 12 MEI 1967

Perlakuan terhadap Bung Karno

Pejabat Presiden/Pengemban Ketetapan MPRS Nomor IX/MPRS/1966 Jenderal Soeharto mengeluarkan Ketetapan Presiden Nomor 62 Tahun 1967 tentang Ketentuan-ketentuan Perlakuan terhadap Bung Karno, sesuai dengan Ketetapan MPRS Nomor XXXIII. Keppres yang dikeluarkan pada 6 Mei 1967 itu menyebutkan bahwa...

KOMPAS, 10 MEI 1973

Dollar Malaysia dan Singapura Bercerai

Sejak 8 Mei 1973, dollar Malaysia diceraikan dari dollar Singapura. Menteri Keuangan Malaysia Tun Tan Siew Sin mengatakan, pemberlakuan kedua mata uang di kedua negeri itu hanya menguntungkan Singapura dan menghambat pertumbuhan berbagai bidang ekonomi Malaysia. Kedua mata uang itu berlaku sama di...

KOMPAS, 9 MEI 1972

Keluarga Tapol Dikirim ke Pulau Buru

Jaksa Agung Letjen TNI Sugih Arto mengatakan, mulai Juli 1972, rombongan pertama keluarga tahanan politik (tapol) akan dikirim ke Pulau Buru. Pemerintah sudah menyiapkan kapal-kapal transportasi dan kebutuhan keuangan yang diperlukan. Ada sekitar 1.600 tahanan politik di Pulau Buru yang...

KOMPAS, 8 MEI 1967

Laporan Gestapu Raih Pulitzer

Penghargaan tertinggi di bidang jurnalistik, Pulitzer, tahun 1966 diraih wartawan harian Christian Science Monitor, John Hughes, dari Amerika Serikat, lewat laporannya mengenai kegagalan Gestapu dan tindakan pembersihan yang kemudian dilancarkan Orde Baru di Indonesia. Hughes adalah wartawan...

KOMPAS, 6 MEI 1967

Gedung Kedubes Jerman Barat di Jalan Thamrin Diresmikan

Wakil Menteri Luar Negeri Jerman Barat Klaus Schuetz meresmikan pembukaan gedung baru Kedutaan Besar Jerman Barat di Jalan Thamrin, Jakarta. Dalam sambutannya, Schuetz menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pemerintah dan rakyat Indonesia atas bantuan hingga...

KOMPAS, 15 APRIL 1972

Teknisi RRI Membuat Pemancar Sendiri

Teknisi Radio Republik Indonesia (RRI) sudah mampu membuat pemancar sendiri untuk kebutuhan studio RRI. Hasil perencanaannya ternyata lebih menguntungkan dibandingkan dengan pemancar buatan luar negeri karena lebih murah dan lebih efisien. Dari segi perawatan, pemancar buatan sendiri lebih mudah dan...

KOMPAS, 13 APRIL 1968

Soekarno Ingin Bebas

Mantan PresidenSoekarno mengirimkan sepucuk surat kepada Presiden Soeharto. Surat itu berisi permintaan untuk diperbolehkan meninggalkan Istana Bogor, tempat yang ia tempati saat ini, ke rumah pribadinya. Sekretaris Negara Mayjen Alamsyah belum bersedia menjelaskan apakah pemerintah akan meluluskan...

  • 10
  • 30
  • 50
  • per halaman